Seperti tidak pernah terlewati

Photo by Brigitta Schneiter on Unsplash

Dua lembar foto itu tergeletak di mejaku, lalu kubayangkan bagaimana seandainya kita tidak pernah ingin berhenti.

Jalan mana lagi yang ingin kita lalui setelah semua hal tetiba menjadi dinding. Perasaan-perasaan yang mengantarkan kita di tepian ini, lebur menjadi sunyi. Kau memilih pergi, mencuri segala hal yang tidak bisa kubawa, sementara waktu tidak pernah mau menungguku.

Ada sesuatu yang tidak sanggup kupercaya pada diriku sendiri. Setelah reda dari tahun yang riuh itu, aku tidak pernah benar-benar jauh berpindah, rupanya. Tapi luka memiliki waktu menyembuhkan diri sendiri, lalu menjadi kepura-puraan bahwa tidak pernah ada perih. Kau selalu dekat, tapi apakah yang berdiam di dua lembar foto itu masih dirimu yang sama seperti dulu?

Siapa yang pernah berbicara tentang rindu? Apakah pesan-pesan singkat sanggup menerjemahkan rasa sepi? Tanda tanya yang sama mungkin telah berulang kali tergantung di jendela kamarmu. Kita pilih berganti-ganti alasan untuk tertidur dalam kalimat di kepala yang tidak terjawab.

Aku melampaui bising suara. Kota ini mengejarku meski tidak kupunyai lagi rasa hancur yang dulu. Ia mengingat hari-hari saat kau diam, sore sepulang sekolah yang hujan, lampu jalan basah, gedung, pohon, dan kafe tempat kita menitip rasa bersalah. Ia mengingat semua peristiwa yang tak bisa terekam oleh ego kita.

Seharusnya cukup sempit ruang-ruang di hidupmu untuk terus ditumbuhi banyak cerita. Kisah-kisah yang tanggal tidak tumbuh lagi agar dapat kauingat. Aku mengenalmu. Masih sama, meskipun kau menolak memercayainya. Aku masih mengenalmu, meskipun kau tak sama.

Empat atau sepuluh tahun, aku tidak peduli.

Unlisted

--

--

I wish I was a decent storyteller you could imagine how wonderfull ships that sails on my bedroom every night

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store
Dimas Ajie

I wish I was a decent storyteller you could imagine how wonderfull ships that sails on my bedroom every night